Dampak positif perdagangan internasional merupakan sumber devisa negara
Dampak positif perdagangan internasional merupakan sumber devisa negara

Dampak positif perdagangan internasional merupakan sumber devisa negara

Posted on

Lintasduluu.comDampak positif perdagangan internasional merupakan sumber devisa negara – Efek positif dari perdagangan internasional adalah dapat menjadi sumber devisa bagi suatu negara.

Perdagangan internasional adalah perdagangan antar negara berdasarkan kesepakatan bersama. Efek positif dari perdagangan internasional adalah dapat benar-benar menguntungkan bagi negara-negara yang terlibat.

Tidak hanya itu, dampak positif dari perdagangan internasional adalah percepatan pembangunan ekonomi.

Namun, dampak negatifnya juga disumbang oleh gejolak perdagangan internasional. Seperti halnya produk prostetik dalam negeri, penjualannya menurun karena persaingan dengan produk luar negeri.

Pengertian perdagangan internasional

Kegiatan impor dan ekspor dalam perdagangan internasional merupakan kegiatan yang mendatangkan keuntungan tambahan yang tidak terhitung bagi kedua belah pihak, salah satunya adalah perluasan kesempatan kerja.

Selain itu, surplus perdagangan internasional dapat menghasilkan devisa bagi suatu negara dan menciptakan surplus politik, pertahanan, dan sosial budaya.

Kegiatan impor dan ekspor dalam perdagangan internasional merupakan kegiatan yang mendatangkan keuntungan tambahan yang tidak terhitung bagi kedua belah pihak, salah satunya adalah perluasan kesempatan kerja.

Selain itu, surplus perdagangan internasional dapat menghasilkan devisa bagi suatu negara dan menghasilkan surplus politik, pertahanan, dan sosial budaya.

Baca Juga : Ide Bisnis yang Cocok Untuk Anak Sekolahan

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Dikutip dari laman sumber penelitian Kemendikbud, perdagangan internasional didorong oleh lebih dari satu hal, yaitu:

1. Perbedaan energi alam

Setiap negara memiliki sumber energi alam yang berbeda-beda yang menjadi pendorong bagi negara tersebut untuk melakukan kegiatan perdagangan internasional. Indonesia memiliki sumber energi alam yang tak terhitung jumlahnya, termasuk kayu, minyak, batu bara, timah dan karet, tetapi belum memiliki kapasitas yang cukup untuk mengolahnya.

Hal ini mendorong Indonesia untuk mengekspor bahan baku atau bahan baku ke negara lain untuk diolah.

2. Penghematan biaya produksi

Suatu negara yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan produknya sendiri, seperti mobil dan telepon genggam, akan memiliki biaya produksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan jika negara tersebut membelinya dari negara lain.

Oleh karena itu, membeli produk seperti mobil dan handphone dari negara produsen dapat menghemat biaya produksi.

3. memenuhi kebutuhan negara

Terkadang suatu negara tidak dapat menyediakan semua barang dan jasa yang dibutuhkan warganya, sehingga negara tersebut harus mengimpor barang dan jasa dari luar negeri. Dengan cara ini, persyaratan produk dapat dipenuhi.

4. Kesenjangan dominasi teknologi

Dominasi teknologi yang tidak merata antar masing-masing negara, memungkinkan terjadinya perdagangan internasional. Negara-negara yang berteknologi maju dapat menjual barang-barang dengan harga murah ke negara-negara yang berteknologi sederhana.

Misalnya, Indonesia mengimpor mobil dari Jepang karena Jepang memiliki teknologi manufaktur mobil yang maju.

Baca Juga : Peluang Bisnis yang Cocok Untuk Anak Muda

Berdampak pada perdagangan internasional

Pengaturan perdagangan internasional dapat memiliki konsekuensi positif dan negatif tambahan bagi negara-negara yang terlibat. Berikut adalah penjelasannya.

a. umber devisa

Efek positif dari perdagangan internasional adalah dapat menjadi sumber devisa negara. Mata uang asing adalah alat pembayaran yang diciptakan oleh perdagangan internasional antar negara dan sumber mata uang asing. Hal ini disebabkan adanya percepatan pembangunan ekonomi dalam rangka menambah devisa negara.

b. mendorong pembangunan ekonomi

Terakhir, dampak positif dari perdagangan internasional adalah peningkatan pembangunan ekonomi negara. Dalam perdagangan internasional yang sibuk, permintaan dan penawaran ekspor dari negara lain akan meningkat, yang juga akan meningkatkan perekonomian nasional.

c. Memperkuat interaksi antar negara

Bagaimanapun juga, dampak positif dari perdagangan internasional adalah dapat mempererat interaksi antar negara. Perdagangan internasional dapat memperkuat interaksi antara dua negara atau lebih yang berdagang dengan cara yang sama. Melalui pekerjaan seperti perdagangan, negara-negara ini akan menuai keuntungan yang sama, dan saling ketergantungan ekonomi negara-negara tersebut sering kali mengarah pada interaksi yang erat.

d. Memperluas kesempatan kerja

Bagaimanapun, efek positif dari perdagangan internasional adalah perluasan kesempatan kerja. Industri-industri tersebut akan semakin padat karya jika volume produksi yang diekspor dalam kegiatan ekonomi dan kegiatan perdagangan internasional meningkat. Hal ini karena tenaga kerja tambahan diperlukan untuk menyelesaikan produk yang ingin diekspor ke negara lain. Dalam rangka meningkatkan angkatan kerja, kesempatan kerja terbuka bagi warga negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.